Talk Show Literasi Keuangan Bagi Pensiunan Bank Indonesia dilakukan pada tanggal 29 Juli 2025 di Lantai 8, Gedung YKKBI secara Hybrid (offline dan online) yang diikuti sebanyak + 733 anggota perwakilan cabang PPBI di seluruh Indonesia.
Latar belakang diadakannya acara ini adalah adanya keprihatinan terhadap berkembangnya teknologi informasi yang belum diimbangi dengan peningkatan kemampuan di bidang keuangan, sehingga telah dimanfaatkan untuk kejahatan Cyber. Sebagaimana diketahui, media social banyak dipenuhi berita penipuan secara daring terhadap pensiunan dengan link palsu & mengarahkan peserta ke situs dan logo palsu, untuk mencuri data perbankan korban dan menguras uang dalam rekeningnya. Mengutip hasil Survey OJK & BPS 2025, bahwa tingkat Literasi Keuangan Keuangan Nasional sebesar 66%. Tingkat Literasi ini diukur dari pemahaman & kemampuan untuk mengelola keuangan yang terdiri dari 4 pilar, yaitu: Tabungan, Investasi, Kredit dan Penganggaran. Tingkat literasi keuangan ini memiliki korelasi positif dengan tingkat Cyber Crime di bidang keuangan. Kurangnya pemahaman terhadap 4 pilar (Tabungan, Investasi, Kredit dan Penganggaran) menyebabkan masyarakat rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk penipuan, pencurian data & tindakan criminal lainnya di bidang keuangan.
Talk Show Literasi Keuangan Bagi Pensiunan Bank Indonesia, menghadirkan 3 pembicara yang sangat menguasai di bidang investasi, kejahatan siber dan perlindungan konsumen, yaitu:
1. Ibu Diana Yumanita, MSE
Kepala Grup Pelindungan Konsumen, Departemen Surveillans Sistem Pembayaran dan Pengawasan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, dan Topik yang disampaikan adalah "Peningkatan Kewaspadaan Transaksi Keuangan di Era Digital".
2. Bapak Hudiyanto, MM.
Analis Eksekutif Senior di Departemen Perlindungan Konsumen, Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen-OJK; dan Ketua Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Illegal (SATGAS PASTI) OJK. Topik yang disampaikan adalah "Kewaspadaan Terhadap Kejahatan Keuangan".
3. DR Hans Kwe, praktisi Pasar Modal dan dosen Atma Jaya dan Trisakti, serta pengajar Pendikan Profesi di berbagai Lembaga dengan Topik yang disampaikan adalah "Pilihan Investasi Keuangan bagi Pensiunan".